Siswa SMK Ini Ciptakan "Si Bowo", Aplikasi Belajar Bahasa Jawa

Oleh: Apriliyadi · Kamis, 19 September 2019 18.50 · 1.944

Bagikan

KOMPAS.com - Seorang programer muda kelas 3 SMK Telkom Malang, Hafiz Naufal Rahman, bersama kedua rekannya Muhamad Andika Tata dan Yusuf Wibisono, merancang aplikasi mobile bernama Si Bowo yang merupakan singkatan dari sinau boso Jowo atau belajar bahasa Jawa.

Hafiz bersama dua rekannya mencetuskan ide membuat aplikasi berbasis android tersebut berawal dari rasa keprihatinannya terhadap generasi muda, khususnya di daerah-daerah Jawa yang sudah mulai luntur penggunaan bahasa Jawa.

Dengan dipandu oleh sang guru Muhamad Arifin, lewat aplikasi Si Bowo, dirinya berhasil menyabet juara pertama kategori pelajar dalam ajang Lomba Aplikasi Mobile Ki Hajar 2019.

Lomba itu digelar oleh Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud di Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (19/9/2019).

"Jadi, saya membuat aplikasi Si Bowo untuk mempermudah belajar bahasa Jawa. Karena saya prihatin dengan anak muda sekarang yang sudah mulai menurun penggunaan bahasa Jawa. Dadi wong Jowo ojo sampek ilang Jowone (Jadi orang Jawa jangan sampai hilang Jawa-nya)," ujar Hafiz, kepada Kompas.com.

Anak pertama dari pasangan Abd Rahman dan Mei Triwanti ini membeberkan, aplikasi yang dirancang itu berisi tata cara penggunaan bahasa Jawa yang baik dan menyenangkan. Diharapkan aplikasi tersebut dapat menggugah minat mempelajari bahasa Jawa untuk semua kalangan.

"Dalam aplikasi ini ada sekitar 700 kosakata umum bahasa Jawa. Selain itu, berisi beberapa fitur pengetahuan antara lain penggunaan bahasa Jawa, kosakata bahasa Jawa, penerjemah dan peribahasa serta ada juga kuis/game. Proses pembuatannya selama satu bulan dari bulan Juli lalu," kata dia.

Dengan prestasinya, aplikasi Si Bowo dan para pemenang lainnya akan dipasang di website m-edukasi.kemdikbud.go.id dan bisa diunduh secara gratis. Sebelumnya, pelajar jurusan rekayasa perangkat lunak ini sudah merancang setidaknya lima aplikasi berbasis android hingga kembali menyabet juara di ajang lomba Telkom University dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sementara itu, Kepala BPMPK, Toni Setyawan mengatakan, lomba tahun ini ada sebanyak 120 finalis yang terdiri dari 4 kategori. Masing-masing kategori pemenangnya ada 30 orang dengan total hadiah sebesar Rp 408 juta. "

Lomba ini sudah tahun ke delapan. Sudah banyak konten yang dihasilkan. Semua konten hasil lomba bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia dengan mengunduh di website m-edukasi.kemdikbud.go.id," kata dia.

Sumber: Kompas.com

Bagikan

#PetuahPetuah

Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran.

Mohammad Hatta