Kota Ishinomaki Jepang Cari lulusan SMK Jabar, akan Digaji Hingga Rp 15 Juta Per Bulan Artikel ini

oleh Apriliyadi 454

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Ishinomaki di Jepang membutuhkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk diikutsertakan dalam program magang nelayan di Jepang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun segera menyiapkan lulusan SMK yang berminat mengikuti program tersebut. Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan dalam pertemuan dengan Direktur Perikanan Ishinomaki Kanno Kenji di Gedung Sate, Senin (22/7/2019), dinyatakan bahwa lulusan SMK di Jabar yang mengikuti program ini dipastikan akan mendapatkan gaji dan fasilitas yang menarik. 

“Program magang 3-5 tahun dilatih Ishinomaki, gaji sebulan pertama bisa Rp 14 juta sampai Rp 15 juta. Itu gaji bersih, bahkan bisa sampai Rp 20 juta,” katanya usai pertemuan tersebut di Gedung Sate.

Menurut Iwa, tawaran menarik ini tengah ditindaklanjuti oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Jabar beserta Biro Pemerintahan dan Kerjasama Setda Provinsi Jabar.

Terutama menghitung kebutuhan pihak Jepang dan kesiapan lulusan SMK yang disiapkan oleh Dinas Pendidikan Jabar. 

“Rencananya berapapun kebutuhan Jepang akan lulusan SMK, kami akan penuhi,” katanya.

Iwa mengaku pemerintah Kota Ishinomaki bersemangat dengan lulusan SMK Jawa Barat karena sejauh ini nelayan asal Jabar termasuk yang paling cakap dan baik saat bekerja. Kerja sama yang sudah berjalan cukup lama ini tinggal dioptimalkan. 

"Kita juga punya SMK perikanan, kita coba dengan Dinas Pendidikan mengoptimalkan lulusan SMK,” katanya.

Menurutnya, magang di Ishinomaki merupakan kesempatan emas bagi lulusan SMK agar bisa menjadi nelayan terdidik dan modern. Dengan mengirim peserta program magang nelayan tersebut, Iwa berharap ketika kembali ke Jawa Barat, provinsi ini memiliki nelayan terdidik. 

Hal yang sama menurutnya diharapkan didapat lewat program dengan pihak lain terkait lulusan SMK di bidang tertentu. 

“Kita berharap ke depan, nelayan atau petani minimal lulusan SMK. Program ini berita baik buat lulusan SMK,” katanya

 

Sumber: tribunnews.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image