SMK Jaya Buana Kabupaten Tangerang Resmikan Tempat Uji Kompetensi dengan Konsep Milenial

Oleh: Apriliyadi · Jumat, 28 Juni 2019 11.09 · 415

Bagikan

Tangerang, 22 Juni 2019. SMK Jaya Buana menyelenggarakan kegiatan wisuda dan kenaikan kelas disertai dengan peresmian Tempat Uji Kompetensi (TUK) jurusan Teknik & Bisnis Sepeda Motor serta penandatanganan kerja sama dengan beberapa industri. Kegiatan ini dihadiri oleh Saryadi selaku Kasubdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Direktorat Pembinaan SMK, Dinas Pendiikan Kabupaten Tangerang, Staf Ahli Menpora bidang Hukum Olah Raga, Ahmad Muhibbuddin selaku General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM), serta manajemen PT Mitsuba Indonesia, PT Mulia Cemerlang Abadi, dan PT Propan Raya.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan dengan untuk memfasilitasi siswa dan lulusan SMK Jaya Buana untuk lebih mengenal industri dan mempersiapkan diri terjun ke dunia industri, sejalan dengan motto SMK Jaya Buana, yaitu “Guarantee your future Job”.

Selain penandatanganan perjanjian kerja sama, pada momentum tersebut SMK Jaya Buana juga melakukan peresmian Tempat Uji Kompetensi (TUK) jurusan Teknik & Bisnis Sepeda Motor yang diresmikan langsung oleh General Manager Corporate Communication PT. AHM. Dengan Peresmian TUK ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dan memberikan fasilitas terbaik bagi siswa agar lebih semangat dalam menjalani kegiatan belajar mengajar. Ahmad Muhibbudin menyatakan “kami sangat mengapresiasi apa yang telah dicapai oleh SMK Jaya Buana, meskipun relative baru untuk bergabung dalam kerja sama dengan AHM namun perkembangan sangat cepat”.

TUK ini memiliki konsep yang unik dan menarik yaitu konsep milenial, dimana konsep ini dipilih untuk menyesuaikan dengan situasi dimana siswa SMK Jaya Buana adalah generasi milenial yang sangat kental nuansa keanakmudaan. Konsep ini terlihat dari ruangan yang hampir tidak terlihat seperti bengkel motor namun lebih terkesan seperti tempat nongkrong. Selain itu desain dinding juga menggunakan wallpaper agar terlihat lebih menarik dan siswa tidak merasa bosan, di tambah ruang belajar yang sangat menarik seperti tongkrongan anak muda. Konsep seperti ini diharapkan dapat membantu siswa untuk lebih mudah menyegarkan pikiran ketika merasa lelah dalam menjalani kegiatan belajar. “Kami menggunakan konsep ini karena memang selera anak milenial sangat tinggi dan kami tuangkan ke dalam konsep rancangan ruangan laboratorium Jurusan Teknik & Bisnis Sepeda motor ini” ujar Lukmanul Hakim, S.T selaku Kepala Jurusan TBSM SMKN Jaya Buana.

Selain itu SMK Jaya Buana juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi di bidang teknik sepeda motor dengan melakukan pemagangan di bengkel mitra AHASS. Hasil dari pemagangan tersebut adalah beberapa siswa sudah diterima bekerja menjadi mekanik di beberapa bengkel AHASS yang ada di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala SMK Jaya Buana, Aan Angsori, M.Pd mengatakan “Kami berharap dengan berusaha memberikan fasilitas yang layak bagi siswa, kami layak mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menjadi tempat anak-anak mereka menuntut ilmu dan mencapai cita-cita. Dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Jaya Buana menggunakan beberapa metode pendekatan dan pengajaran serta didukung oleh fasilitas sekolah yang baik”.

Dalam kegiatan wisuda tersebut diramaikan juga dengan penampilan dari organisasi Bandung Karate Club (BKC), Pencak Silat, dan Paskibra Cakra Singa Buana. Penampilan Paskibra menjadi perhatian utama para tamu undangan, dimana konsep kedisiplinan yang dipadukan dengan kesenian dapat dilakukan seiring sejalan.

“Ini menjadi salah satu bukti bahwa SMK Jaya Buana tidak hanya berusaha mengedepankan sarana prasarana namun juga mendongkrak mental dan kreatifitas siswa agar terjadi keseimbangan. Semua ini tercapai bukan hanya karena kepala sekolahnya saja, namun karena adanya kerja keras tim yang sangat solid, saya mengucapkan terimakasih khusus nya kepada kedua orang tua saya yang selalu mensupport dan juga kepada guru guru yang sudah berjuang sangat keras, akhirnya semua ini terlaksana dan tercapai dengan baik” tandas Aan yang juga merupakan pengurus karang taruna propinsi.

 

Bagikan

#PetuahPetuah

Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin besar rasa toleransinya.

Abdurrahman Wahid (Gus Dur)