MENGHASILKAN ENTERPRENEUR MUDA MILITAN KEPADA ALMAMATER

oleh Endang Sadbudhy Rahayu 1.544

Keberhasilan lembaga pendidikan dapat diukur dari lulusannya. Kesungguhan lembaga pendidikan dalam melaksanakan proses pembelajaran dapat diukur dari sikap dan empati lulusannya terhadap almamaternya. Salahsatu SMK yang telah mampu menunjukkan keberhasilan dalam proses pembelajaran dan pendidikan yang dilaksanakan adalah SMK Wikrama Bogor. Hal ini terbukti pada hari Senin 18 Desember 2017, saat Peluncuran hasil-hasil Revitalisasi SMK melaksanakan penandatanganan naskah kerjasama dengan industri yang merupakan perusahaan milik alumni sekolah tersebut. Momen ini menggambarkan bahwa SMK Wikrama Bogor, selain telah berhasil menyiapkan lulusan yang tidak hanya mampu terserap di dunia kerja namun juga mampu menyerap tenaga kerja. Mereka telah mampu menciptakan peluang kerja, bahkan bagi adik kelasnya.

                  Para alumni yang telah bersedia bergandengan tangan dengan SMK Wikrama Bogor dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, umumnya adalah mereka yang menekuni bidang usaha di bidang Teknologi Informasi. Mereka dengan bangga dan penuh sukacita membuka diri dan perusahaannya untuk mempertajam dan memperkuat kompetensi adik-adik kelasnya dalam konteks ‘kerja’, baik untuk praktik kerja lapangan maupun perekrutan.  Dari 7 (tujuh) perusahaan yang telah bekerjasama dengan SMK Wikrama Bogor, 5 diantaranya adalah pemilik perusahaan dan 2 diantaranya karyawan yang mampu menghubungkan perusahaan dengan almamaternya. Mereka itu adalah: 1) Syarif Hidayatullah (lulus tahun 2007)-CEO Ciberlabs; 2) Ryzky Muhammad (lulus tahun 2014)-CEO KPP Technology; 3) Lutfi Hakim (lulus tahun 2011)-CEO Sundanese Technology; 4) Adam Nurzaman (lulus tahun 2013)-CTO PT Rentist (Rental Spesialis Indonesia); 5) Rizki Erdianto (lulus tahun 2013)-CEO Smart Solution Indonesia; 6) Fahmi Nurrahman (lulus tahun 2011)-PT Zamasco Mitra Solusindo; 7) Darias Al Mufti (lulus tahu 2014)-PT Nawatech, yang mengembangkan usaha di Bogor, Bandung maupun Jakarta.

                  Para alamuni tesebut selain hadir dalam penandatangan naskah kerjasama, mereka juga aktif dalam Sarasehan Kerjasama Industri dan memberi masukan kepada sekolah terkait dengan proses pembelajaran dan dan pembentukan karakter lulusan. Beberapa hal yang disampaikan oleh para alumni untuk menjadi perhatian sekolah adalah, pertama, perlunya menyiapkan lulusan yang ‘betah’ bekerja. Karena kebanyakan pekerja muda saat ini bak ‘kutu loncat’ yang tidak betah di satu institusi dan suka berpindah-pindah. Akibatnya perusahaan dirugikan, karena telah menginvestasikan biaya untuk pelatihan dan upskilling dan harus merekrut serta melakukan penyesuaian karyawan. Kedua, loyalitas yang kuat, pekerja yang diharapkan adalah mereka yang mempunyai ketahanan dalam bekerja. Mereka diharapkan loyall terhadap institusi yang telah memberi bekal untuk menjadi pekerja yang handal dan tidak mudah tergiur tawaran dari luar. Ketiga, mempunyai kemampuan analisis, dalam bekerja bukan robot yang hanya bekerja bila ada instruksi, tetapi menggunakan daya analisis agar pekerjaan dapat dihasilkan lebih cepat, lebih baik, lebih dan akurasi tinggi. Keempat, mampu berkolaborasi. Generasi masa kini dinilai terlalu individual dan kurang mau berkolaborasi, padahal kolaborasi akan selalu dibutuhkan dalam bidang apapun untuk menjadikan pekerjaan memenuhi harapan banyak pihak. Keempat hal tersebut menjadi masukan alumni bagi almamater agar lulusan SMK Wikrama lebih berkualitas.

                  Penandatanganan naskah kerjasama yang dilakukan dengan para alumni SMK Wikrama Bogor tidak hanya dengan SMK Wikrama Bogor saja, tetapi juga dengan SMK Wikrama Garut, Bekasi, Jepara dan Banjarmasin, yang merupakan sekolah yang dibangun dengan menanamkan nilai-nilai yang dianut oleh Wikrama yang konsisten dengan bidang IT dan berbasis lingkungan. Hal ini mencerminkan upaya dan pengembangan diri SMK Wikrama membuahkan hasil. Selain berkembangnya jumlah sekolah, juga para alumni yang mencintai almamaternya. Kecintaan dan militansi yang luar biasa dari para alumni. Mereka merasakan manfaat pendidikan yang diperolehnya di Wikrama, mereka juga mempercayai sekolahnya mampu menghasilkan lulusan yang bisa diandalkan. Kesediaan mereka bekerjasama dan menerima lulusan untuk direkrut mencerminkan penghargaan dan kepercayaan terhadap lulusan. Sikap militan juga terlihat jelas melalui kesediaan mereka memberikan masukan terhadap proses pembelajaran serta kesediaan sebagai guru tamu dan keterlibatan dalam penyelarasan kurikulum. Para alumni itu bagaikan bangau yang rindu akan kubangan, indahnya … SMK Wikrama layak diacungi jempol…

SMK Bisa! SMK Hebat!

                 

Beri nilai konten ini  
Responsive image